Minggu, 24 Maret 2013

Prinsip Hidup dalam sebuah Pensil

Saya pernah membaca di sebuah artikel entah dimana karena artikel tersebut sudah lama saya baca waktu saya masih kelas 2 SMK. Artikel tersebut mengajarkan saya tentang prinsip hidup yang sampai sekarang prinsip itu masih saya terapkan dalam kehidupan saya. Sesuai dengan judul artikel ini saya berbagi ilmu dari sebuah pensil yang bisa dibilang prinsip hidup. Sebuah pensil memiliki 5 kualitas yang bisa membuat hidup tenang dan tentram, jika mengikuti prinsip pensil ini:

"Kualitas pertama, pensil mengingatkan kita kalo kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kita jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya" .

"Kualitas kedua, dalam proses menulis, saya kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil saya. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita, dalam hidup ini kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".

"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".

"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal -hal di dalam diri kita sendiri".

"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kita, kita harus sadar kalau apapun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".

Jumat, 30 November 2012

Sipnosis Tuhan Tolong Izinkan Aku jadi Pelacur


Seorang Muslimah bernama Nidah Kirani yang tinggal di pondok ki ageng, Tubuhnya dihijabi oleh jubah dan jilbab besar. Dia seorang muslimah yang taat dalam menjalankan ibadahnya, hampir setiapn saat ia lakukan hanya semata-mata beribadah kepada tuhannya. Ketaatanya pada agama membuat dia hampir melupakan masalah lahi/duniawi, sehingga dia berpikir untuk menegakan syariat agama. Dengan semangat untuk menegakan syariat agama pada akhirnya dia memutuskan untuk masuk sebuah organisasi yang berambisi untuk menegakan syariat islam.
Dalam perjalanan nidah kirani dalam aktivis di sebuah oraganisasi tidak selancar yang dia pikirkan sehingga menimbulkan kekecewaan nidah kirani terhadap organisasi tersebut. Organisasi yang dia piker berjalan dalam syariat islam dan menegakan syariat islam ternyata hanya kebohongan belaka. Dalam kebingungan dia berusaha mencari kebenaran dan terus bertanya tapi dia tidak dapat jawabanya. Kekecewaan dia merasa tidak dapat pertolongan dari tuhannya. Dan bahkan dia berpikir tuhan yang selama ini dia agung-agungkan seperti lari dari tanggung jawabnya dan tidak mau menjawab pertanyaan dan keluhannya.
Dalam kekosongan itulah dia mulai terjerembab dalam dunia hitam. Ia lampiaskan dengan free sex dan mengkonsumsi obat-obat terlarang. Hal ini menjungkir balikan lagi dan kepercayaanya. Karena ternyata tampang lahiriah tidak menjamin watak asli seseorang, terbukti dengan semua pria yang telah menidurinya adalah orang yang jika dipandang mata adalah orang-orang terhormat yaitu yang memiliki tampang ustadz, seniman, bahkan seorang aktivis pun juga menidurinya. Maka dicarinya pembenaran-pembenaran yang dapat menguatkan hatinya. Hingga dia pun dapat berdiri tegak, mengangkat dagu, dan menantang dunia, tuhan, dan realitas. Nidah menasbihkan diri untuk melacurkan diri. Sebagai bentuk pemberontakannya pada Tuhan terkasihnya. Sepeti yang tertuang dalam petikan dibawah ini.
“Biarlah aku hidup dalam gelimang api-dosa, sebab terkadang dosa yang dihikmati, seorang manusia bisa belajar dewasa”

Teka-Teki Silang


Mendatar

1. Standar/asal
3 .Macam/jenis
6. Ahli bahasa
7. Sinonim arti
8. Arti(b.Latin)
9. Van..(penyusun ejaan resmi b.Melayu)
11. Tanda baca pengakhir ungkapan
15. Tanda baca pemisah bagian kaliamt yang sejenis & setara
17. Bahasa resmi RI
18. Kata ganti orang ke-3 tunggal
19. Kata ganti orang pertama jamak
20. Kata ganti orang pertama tunggal

Menurun

1. Sistem lambang (bunyi) yang arbitrer
2. Susunan kata yang mengandung pokok pikiran
3. Lawan ragam biasa
4. Sumber utama b.indonesia
5. Pelaku perbuatan
10. Tata aturan pelembaga bunyi ujar,tanda baca,peotongan kata, dan penggabungan kata
12. Tanda baca yang diikuti ungkapan ragam/rincian
13. Kenyataan
14. Keberadaan seorang ditempat lain ketika peristiwa pidana terjadi
15. Tanda?
16. Tanda baca pemerinci

Jawaban:

Mendatar

1.BAKU
3.RAGAM
6.LINGUIS
7.MAKNA
8.SEMA
9.OPHUIJSEN
11.TITIK
15.TITIKKOMA
17.INDONESIA
18.DIA
19.KAMI
20.AKU

Menurun

1.BAHASA
2.KALIMAT
3.RESMI
4.MELAYU
5.SUBYEK
10.EJAAN
12.TITIKDUA
13.FAKTA
14.ALIBI
15.TANYA
16.KOMA

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management